Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan

Senin, 23 Januari 2012

Gila! Hanya 1 dari 10 orang di dunia yang tahu ini!





Sekitar 90 persen dari pengguna komputer tidak menggunakan CTRL-F untuk mencari kata! Karena mereka tidak tahu jurus pintas yang tersedia pada keyboard, menurut survei Google.

Dan Russell, kepala penelitian Google, berkata:
"Saya mewawancarai seorang sopir bus yang sedang mencari aturan transportasi untuk tes," kata Mr Russell majalah New Scientist dalam sebuah wawancara yang dipublikasikan kemarin. "Dia melihat garis demi garis melalui dokumen web 100-halaman, jadi saya bertanya mengapa dia tidak menggunakan 'kontrol + F' untuk pencarian berdasarkan kata kunci. Ternyata dia tidak tahu tentang fungsi dasar seperti ini!"

Jadi bagaimana bisa 90 persen dari pengguna tidak akan menyadari hal ini jalan pintas sederhana namun bermanfaat?
Mark Pesce, seorang futuris dan asosiasi kehormatan dalam budaya digital di University of Sydney, mengatakan hal itu semua karena kurangnya pendidikan. "Saya rasa belum ada upaya di tingkat apapun - apakah itu dalam sebuah perusahaan atau sekolah atau bahkan nasional - untuk mengajar orang. Saya rasa kita hanya berasumsi bahwa semua orang tahu itu, tapi sebenarnya tidak."

Mr Pesce mengatakan tanggung jawab untuk mendidik masyarakat tentang alat-alat tersebut bisa jatuh pada pustakawan, yang menggunakan alat pencari sebagai bagian dari pekerjaan mereka.
Dia mengatakan kepada pustakawan publik pada pertemuan tahunan mereka bulan ini mereka "akan bertanggung jawab untuk pelatihan suatu negara mengenai Jaringan Broadband Nasional, [dan] yang tidak tahu bagaimana menggunakannya. Masalahnya ada karena orang biasanya dilatih oleh apa yang selalu mereka lakukan pada komputer dan mereka tidak melampaui itu. Pustakawan tidak harus mendidik semua orang. Mereka hanya harus mampu melatih orang-orang yang kemudian dapat melatih orang lain.."

Bapak Pesce juga mengkritik raksasa pencarian karena tidak mendidik pengguna pada bagaimana menggunakan alat tersebut.
"Melakukan hal-hal ini tidak sulit. Ini hanya membutuhkan usaha [dan] dedikasi untuk mendidik basis pengguna Anda."



Jadi apa saja jurus2 keyboard yang lain yang harus pengguna komputer ketahui? (Untuk OS Windows Swap CTRL untuk tombol Command Apple.):


CTRL-F atau F3: untuk mencari kata atau kata-kata di halaman
CTRL-C: untuk menyalin teks
CTRL-V: untuk menempelkan teks
CTRL-Z: untuk membatalkan perintah
SHIFT CTRL-Z: untuk mengulang perintah di atas
CTRL-S: untuk menyimpan
CTRL-B: untuk teks tebal
CTRL-I: untuk italicise teks
CTRL-U: untuk menggarisbawahi teks
CTRL-X: untuk memotong teks
CTRL-A: untuk memilih semua
CTRL-O: untuk membuka file
CTRL-P: untuk print
CTRL-"-" atau "+": untuk mengurangi atau meningkatkan ukuran font pada halaman web
CTRL-H: history
WIN-L: untuk mengunci desktop Anda (Windows)
WIN-D: untuk menampilkan desktop Anda (Windows)
F5: untuk me-refresh halaman
ALT-Print Screen: screenshot dari jendela pada desktop Anda
ALT-Home: untuk pergi ke homepage browser Anda
CTRL-T: untuk membuka tab baru di browser web Anda
CTRL-TAB: untuk menggulir melalui tab pada browser web Anda
CTRL-W: untuk menutup jendela pada browser web Anda
CTRL-Home: untuk pergi ke awal kalimat
CTRL-End: untuk pergi ke awal kalimat
CTRL-"←" atau "→": untuk pindah ke kata sebelumnya atau berikutnya
CTRL-SHIFT-"←" atau "→": untuk memilih kata sebelumnya atau berikutnya

Hal-hal yang Harus Kamu Hindari Saat Sedang meeting



Meeting memang membosankan. Makanya bisa dimengerti kalo ada banyak orang yang gak suka meeting dan kalau emang terpaksa meeting, berusaha mencari hiburan saat meeting. Namun biar bagaimana pun juga, ada beberapa hal yang harus kamu hindari saat meeting. Hal ini penting demi kebaikan orang banyak (baca: supaya meeting cepat kelar)

1. Mainan Gadget

Mungkin kamu bosen. Mungkin juga kamu lagi tanggung Twitteran. Tapi kalo sepanjang meeting kamu terus-terusan main iPad/iPhone/BB/Android/PSP/3DS, itu namanya gak sopan juga sih. Selain itu, kamu juga bisa bikin meeting jadi lebih lama gara-gara tiap kali ditanyain pendapat, jawaban kamu selalu "Sorry, barusan lagi ngebahas apa ya?" Woy makanya perhatiin dong.

2. Ngasih Ide Tapi Muter-Muter

Biasanya meeting itu diadakan untuk bertukar ide atau pikiran. Nah, idealnya sebagai warga negara yang baik, kamu harus ikut menyumbang ide agar dianggap aktif dalam meeting. Namun, kamu harus menghindari memberi ide secara muter-muter, seperti misalnya:
Eh, gue ada ide tuh untuk posternya. Jadi kemarennya gue ketemu temen gue gitu di party. Partynya 'mayan seru gitu deh. Ada free flow wine gitu. Mayan asik lah. Nah, gue ketemu temen gue di situ. Dia designer jago abis gitu deh. Jadi gue ketemu sama orang ini dulu tuh di pesta ulang tahunnya temen gue gitu. Dia main musik juga trus kita ternyata suka musik yang sama juga gitu. Nah, terus gue ajakin dia ngeband-ngeband gitu kan. Nah ternyata dia juga bisa design, terus designnya tuh yang keren abis gitu. Nah jadi kemaren tuh gue tanyain pendapatnya dia gimana kan soal poster itu. Nah, dia ngasih usul, gimana kalo warna dominannya tuh putih abu-abu aja. Jadi buat lebih minimalis aja gitu. Gue pikir keren juga sih.
Sebenernya kalimat tersebut bisa dipersingkat jadi
Eh, warna dominan posternya dibuat jadi putih abu-abu aja kali ya, lebih minimalis.
Temen-temen kamu gak perlu dan gak mau tahu juga sih latar belakang kamu dapet ide itu dari mana. Jangan ngelama-ngelamain meeting deh. Waktu mereka juga berharga kali.

3. Ngasih Ide Gak Nyambung / Asal Nyeletuk

Biarpun idealnya kamu harus aktif ketika meeting, tapi kamu harus sangat menghindari memberikan ide yang gak nyambung atau asal nyeletuk. Contoh:
Boss: Eh ide dong. Jadi ini poster enaknya diapain lagi nih?
Kamu: Dibakar aja pak. Huahahahaha.
Terkadang asal nyeletuk mungkin bisa lucu. Tapi kalo semua orang lagi serius dan kamu nyeletuk kayak gini, itu bakal bikin kamu keliatan tolol dan pastinya bakal bikin temen-temen kamu kesel.

4. Gangguin Orang yang Lagi Serius Meeting

Jadi ceritanya kamu lagi meeting, tapi kamu gak tahu dan gak ngerti apa yang lagi dimeetingin. Kamu jadi bosen dan mulai cara untuk bikin rusuh. Kamu mulai nyobek-nyobek kertas, digulung-gulung, terus kamu sentil ke temen-temen kamu yang lain. Ini nyebelin banget loh. Kalo ini di sekolah, kamu pasti udah disetrap.
Jadi intinya sih, kalo kamu lagi meeting dan kamu gak bisa berkontibusi apapun, mendingan kamu diem aja deh. Paling gak, kamu membantu meeting lebih cepat kelar dengan gak berbuat rusuh

5 Kebiasaan Keuangan Yang Baik


1. Hitung-Hitung Budget

Jujur kita tidak terlalu suka memikirkan soal budget, kan? "Susah" atau "tidak pernah berhasil", itulah alasan yang kita lontarkan. Suka atau tidak, budget alias anggaran adalah alat penting untuk mengontrol keuangan. Anda bisa melihat seberapa banyak uang yang Anda punya, ke mana "perginya", dan seberapa besar yang tersisa.

Saran: Menurut financial planner dan direktur Women's Financial Network, Susan Jackson, agar kata budget terasa lebih positif ganti saja dengan money planning, spending plan atau cash control. Seperti yang ia tulis dalam bukunya Why Saving Is Like Dieting and Budgets Don't Work, kata budget memang mirip dengan kata diet. Nah, cobalah lebih realistis. Jangan lakukan perubahan total. Lakukan bertahap saja. Yang penting adalah disiplin mematuhi anggaran. ltu sebabnya, mungkin Anda perlu selalu membawa notes atau catatan kecil berisi daftar belanjaan dalam tas. Jika ternyata pengeluaran Anda masih melebihi budget, jangan menghukum diri terlalu keras. lngat, perubahan takkan terjadi hanya satu malam.

2. Dari Yang Kecil


Memang tak bisa disangkal, biaya hidup sekarang mahal. Namun, sebenarnya Anda tetap punya kemampuan untuk menabung. Bayangkan saat ini Anda harus menabung Rp200.000. Mungkin Anda akan beralasan tak ada dana karena harus membayar ini-itu. Namun, ketika seorang teman lama menelepon clan mengajak Anda bertemu di sebuah restoran,tiba-tiba saja Anda memiliki uang Rp200.000 untuk pergi.

Saran: "Lebih baik Anda mulai menabung dengan sedikit uang ketimbang menunggu sampai uang terkumpul banyak tapi malah tak pernah memulainya (karena uang tidak kumpul-kumpul)," saran Susan. Hanya 10% dari penghasilan saja kok minimal yang harus Anda tabung. Jika masih sulit juga, coba saja cara lama yaitu menggunakan celengan (tapi jangan celengan bergembok dan berkunci, ya ). Anda bisa menyelipkan Rp100.000 setiap gajian ke dalam celengan atau memasukkan koin Rp500 setiap hari hasil kembalian bus atau belanja di supermarket. Jangan lupa untuk selalu menaikkan uang tabungan, jika gaji Anda naik atau cicilan KTA lunas.

3. Lupakan Kartu Kredit

Membayar tagihan lebih dari pembayaran minimum sebaiknya menjadi langkah awal untuk meninggalkan ketergantungan Anda pada kartu kredit. Anda pasti tahu pembayaran minimum tak akan menghapus utang di kartu kredit Anda yang terus berbunga di atas bunga. Nah, di sinilah Anda akan menyadari perlunya Anda membuat budget. Anda bisa melihat besar dana yang tersisa dan mungkin bisa menggunakannya untuk membayar utang. lni bisa mempercepat pelunasan utang tersebut.

Saran: Alternatif lain adalah memanfaatkan program transfer balance dari kartu kredit lain yang menawarkan bunga 0% untuk jangka waktu 6 bulan, misalnya. Namun, menurut Brouwer dari Outlook Financial Solutions, kunci utama terbebas dari utang adalah mengubah kebiasaan penggunaan kartu kredit. Anda bisa mulai dengan meninggalkan kartu kredit di rumah atau tak menunda pembayaran tagihan. Mau sedikit ekstrim? Mintalah pengurangan limit kartu kredit, misalnya hanya dua kali lipat dari gaji Anda. Dengan cara ini, Anda akan menggunakan kartu kredit hanya untuk kebutuhan mendesak saja dan bukan untuk kebutuhan konsumtif.

4. Belajar Investasi


Nah, setelah urusan utang beres, kini Anda akan punya uang lebih untuk memulai investasi. Sebenarnya sih,dengan hanya Rp 100.000, Anda sudah bisa berinvestasi. Mungkin yang menjadi pertanyaan berikutnya jenis investasi apa yang cocok untuk Anda?

Saran:
 Anda bisa menilai diri Anda lewat kuis yang termuat di buku-buku investasi atau meminta bantuan jasa financial planner, tipe investor yang manakah Anda? Konservatif, moderat atau agresif? Memang Anda akan dikenakan biaya saat berkonsultasi. Namun, jika mempertimbangkan situasinya, Anda tetap mendapat keuntungan kok, yaitu saran dari profesional.

5. Jangan Lupa Proteksi

Ok, di tahap ini Anda pasti sudah berhasil memiliki sejumlah dana di tabungan dan investasi. Namun, semua itu tak ada artinya jika tiba-tiba Anda divonis menderita penyakit berat. Uang tabungan dan investasi bisa habis untuk biaya pengobatan.

Saran: Penyakit yang kian banyak akibat gaya hidup kurang sehat, membuat kita mau tak mau harus memiliki asuransi kesehatan. Terutama buat Anda yang biaya kesehatannya ditanggung sebagian atau tidak ditanggung sama sekali oleh perusahaan. So, dengan menyisihkan uang sedikit untuk proteksi, Anda bisa mengambil manfaatnya di kemudian hari.

Masa Depan dimulai Hari Ini

Mungkin Anda pikir, terlalu dini untuk memikirkan soal pensiun. Survei Newpoll pada tahun 2004 menemukan 56% pekerja terpaksa menunda rencana pensiun karena tak mempersiapkan dana hari tua. Nah, tak ada salahnya Anda mulai berpikir soal rencana keuangan hari depan. Mungkin saja Anda berniat pensiun dini dan tak ingin gaya hidup berkurang. Itulah pentingnya menyusun strategi keuangan sejak sekarang.

Sumber 

Senin, 16 Januari 2012

Berhitung Cepat : Satuan kali Puluhan

Sebelum saya memberikan trik/caranya, saya akan memberikan materi prasyarat, jika anda dapat berhitung cepat di materi prasyarat akan lebih mudah belajar berhitung cepat di satuan kali puluhan

Materi Prasyarat :
Penjumlahan
1. 60+15=...
2. 70+36=...
3. 580+75=...
4. 430+65=...
5. 810+81=...

Perkalian
1. 9X8=...
2. 4X9=...
3. 90X6=...
4. 80X7=...
5. 60X7=...

Triknya :

Selasa, 12 April 2011

16 Cara Praktis Untuk Mengembangkan Diri

16 Cara Praktis Untuk Mengembangkan Diri

Banyak orang yang ingin berkembang, tapi banyak juga dari mereka yang bingung bagaiamana atau darimana harus memulai. Berikut 16 cara praktis untuk membantu anda dalam mengembangkan kemampuan diri.

1. Membaca buku setiap hari

Tidak ada cara yang lebih mudah dalam menambah pengetahuan untuk mengembangkan diri kecuali membaca buku. Membaca buku setiap hari akan membuka wawasan dan pengetahuan anda mengenai ilmu-ilmu pengembangan diri yang sedang tren saat ini.

2. Mempelajari bahasa baru

Berapa banyak bahasa yang anda kuasai saat ini? tiga? empat? atau lima bahasa? Semakin banyak bahasa yang anda kuasai, maka semakin tinggilah nilai jual anda, dan tentu saja otak anda akan lebih bermafaat.

3. Cari hobi baru

Jangan pernah meremehkan hobi, jika anda merasa hobi adalah aktifitas buang-buang waktu, maka anda harus berfikir ulang. Selain bisa membuat rileks yang akhirnya berimbas pada ‘kesegaran’ pikiran, hobi juga bisa menghasilkan keuntungan, baik materi atau tidak.

Carilah hobi baru, jika anda suka olahraga dan penyuka futsal, maka pelajari juga olahraga lain seperti renang misalnya.

4. Ambillah kursus

Mengikuti kursus merupakan cara lain untuk mengembangkan kemampuan anda.

5. Cipatakan ruangan ‘kreatif’

Ruangan yang kreatif akan merangsang otak kita untuk menciptakan sesuatu yang kreatif juga. Buatlah ruang kerja anda ‘berbeda’, jangan hanya sebuah ruangan kotak yang menjemukan yang seolah-olah mengusir anda untuk segera pulang.

6. Tingkatkan kemampuan anda

Sejauh mana kemampuan Public Speaking anda? atau sudah berapa teknik wawancara yang anda kuasai? Tingkatkan kemampuan yang anda miliki hingga anda merasa ahli pada kemampuan tersebut. Jangan pernah berhenti untuk terus mengembangkan kemampuan anda.

7. Bangun lebih pagi

Jika anda bangun lebih pagi itu artinya waktu untuk mengerjakan hal-hal produktif ikut bertambah.

8. Miliki waktu olaharaga secara rutin

Kemampuan sebaik apapun tidak akan bisa maksimal jika kondisi badan anda tidak sehat. Buatlah waktu rutin untuk berolahraga, jangan sampai kemampuan anda tertutup penyakit yang sering menghampiri tubuh anda.

9. Menulis

Menulis merupakan salah satu aktifitas yang mampu mengasah kemampuan otak anda secara penuh. Jurnal, buku atau blog bisa menjadi alternatif untuk memulai tulisan pertama anda.

10. Keluar dari rutinitas

Salah satu hal yang membuat kreatifitas macet adalah rutinitas. Keluarlah dari rutinitas anda. Contoh sederhana, cobalah anda berangkat ke kantor dengan rute yang berbeda dari biasanya.

11. Mintalah umpan balik

Umpan balik atau feedback merupakan hal penting untuk mengukur sejauh mana hasil yang anda dapat. Mintalah umpan balik dari rekan kerja atau keluarga dan gunakan hal itu sebagai acuan untuk mengembangkan kemampuan diri anda.

12. Belajar dari orang lain

“Bahkan orang bodoh-pun bisa benar”, demikian kira-kira istilah yang tepat untuk menggambarkan point ini. Setiap orang unik dan setiap orang merupakan guru bagi kita. Jangan merasa bahwa anda merasa lebih pintar dalam segala hal, tetaplah rendah hati dan mau membuka diri terhadap orang lain.

13. Keluar dari kebiasaan buruk

Sering terlambat masuk kantor? atau sering mengingkari janji? itu adalah beberapa contoh kebiasaan buruk. Segera tinggalkan kebiasaan-kebiasaan buruk anda. Kebiasaan buruk sekecil apapun bisa mengakibatkan hambatan dalam mengembangkan kemampuan anda.

14. Mulailah berbisnis


Berbisnis merupakan suatu hal yang sangat menantang. Banyak pengalaman yang akan anda dapatkan dari berbisnis. Jadi jangan ragu, walaupun kecil, belajarlah untuk berbisnis.

15. Tentukan waktu istirahat

Manusia memiliki batas, bahkan mesin-pun butuh istirahat. Atur waktu istirahat anda, dan tepati itu.

16. Patuhi komitmen

Sebaik apapun rencana yang anda buat, sebaik apapun tools dan fasilitas yang anda punya, tanpa sebuah komitmen maka rencana dan mimpi anda mustahil untuk terwujud. Jaga selalu komitmen dan konsisten pada mimpi dan tujuan anda.

sumber :16 Cara praktis kembangkan diri

Senin, 11 April 2011

4 Karakter Teman yang Perlu Dijauh

Teman yang baik selalu membuat kita tertawa, memberi masukan demi kemajuan kita, dan selalu ada dalam suka maupun duka. Teman yang baik menjadi tempat berbagi. Namun, tidak setiap orang memiliki kepentingan terbaik di hati.

Ada teman yang Anda anggap baik, ternyata memiliki maksud buruk. Di balik sikap baiknya, mereka bisa menyimpan sesuatu tersembunyi.

Seperti dikutip dari laman She Knows, jika Anda merasa curiga dengan sikap seorang teman, atau selalu berpikir negatif saat bersamanya, sebaiknya kenali dulu 4 ciri teman yang sebaiknya Anda jauhi:


1.Pengaruh buruk

Teman baik harusnya membantu Anda tumbuh sebagai pribadi yang baik dan jauh dari ketakutan serta keputusan salah. Namun, ada teman yang membuat Anda melakukan hal-hal yang tidak seharusnya dilakukan atau mendorong Anda untuk mengambil keputusan salah.

Ada pula teman yang mengajak Anda bersamanya terjun ke tindakan-tindakan negatif. Teman seperti ini tidak layak ada di sekitar Anda. Bergaul dengan orang yang bisa memberi pengaruh baik untuk Anda.

2. Selalu mengeluh

Ada teman yang tidak pernah melihat sisi positif dari tiap keadaan. Jika Anda bertemu dengannya, dia selalu mengeluh. Bukan hanya keluhan pada 1 hal tetapi terhadap segala sesuatu, dari pekerjaan, keluarga, sampai soal makanan.

Mungkin keluhan masalah tertentu masih bisa ditolerir. Namun, jika Anda terus diserangnya dengan berbagai keluhan dan masalah yang tidak penting bahkan membesar-besarkan masalah, itu hanya menambah pikiran, frustasi dan melelahkan hidup Anda. Bahkan, Anda tidak ada kesempatan untuk bercerita kepadanya karena ia tidak henti-hentinya berkeluh kesah.

Jika sudah begitu, ada baiknya Anda perlahan menjauh darinya. Berhentilah menerima teleponnya, karena dia hanya ingin berkeluh kesah yang tidak penting pada Anda.

3.Gemar menyombongkan Diri

Apa yang ia lakukan selalu lebih baik dari Anda, begitulah yang disampaikannya pada Anda. Dia menganggap Anda justru seperti pesaingnya. Jika Anda berhasil dalam suatu hal, dia tampak tidak senang. Jika dia sukses terhadap sesuatu, dia akan pamer pada Anda secara berlebihan.

Persahabatan berarti senang atas keberhasilan teman. Jika Anda senang dan bahagia, teman yang baik akan ikut bahagia. Jadi jika ada teman yang tidak bahagia bersama Anda, sepertinya dia bukan teman tepat untuk Anda. Bahkan secara diam-diam bisa saja Anda dianggapnya musuh.

4. Merasa tahu segalanya

Beberapa orang pembangkang merasa mereka tahu segalanya. Mereka selalu tidak pernah melewatkan kesempatan untuk mencap Anda selalu salah tanpa menunjukkan bahwa mereka bisa memberikan cara lebih baik.

Berhati-hatilah jika Anda memiliki teman seperti ini. Saran, nasihat, dan kritik memang perlu untuk kemajuan seseorang. Namun, saran yang baik bukanlah menjatuhkan orang. Saran yang baik harus mengarahkan Anda secara tulus hal yang seharusnya Anda kerjakan. Dia juga mau mendengarkan pendapat Anda.
Jika hanya mengkritik saja secara terus meneruh tanpa mengarahkan ke sesuatu yang lebih baik, justru mereka adalah orang yang sok pintar dan tidak baik untuk kemajuan Anda.

sumber : 4 karakter Teman yang perlu dijauhi

Tips dan Trik Berbicara Depan Umum

Bosan menjadi seorang yang pasif dan ingin lebih percaya diri di depan banyak orang? Mulailah memperkaya dan membangun rasa percaya diri! Anda bisa mulai mencoba trik berikut!


Tahukah Anda, tak semua orang yang saat ini berhasil menjadi pembicara atau pelaku presentasi di muka umum adalah orang yang terlahir dengan memiliki rasa percaya diri yang tinggi. Sebagian dari mereka juga kerap dilanda “demam panggung” ketika harus menjadi pusat perhatian di dalam suatu komunitas.

Ya, demam panggung memang bisa melanda siapa saja. Tak hanya seorang public speaker, karyawan biasa yang pada suatu ketika harus mengajukan usul dalam ruang rapat sekalipun bisa saja terserang demam panggung.

Ketika giliran harus menyuarakan pendapat, tiba-tiba hilang seluruh keberanian berikut rangkaian kata yang sudah disusun rapi dalam benak. Atau, saat harus menjelaskan usulan yang sedang dibahas, Anda kehilangan speech control. Bicara pun jadi tak fokus dan terkesan tak berujung pangkal.

Sesi berikutnya, Anda pun ditinggal audiens yang awalnya sudah siap mendengarkan penjelasan dari Anda. Nah, tak perlu putus asa bila kerap mengalami hal demikian! Ada banyak trik yang bisa dilakukan agar rasa percaya diri Anda tumbuh ketika berbicara di depan umum.

1 Jaga Kecepatan Bicara
Jaga laju berbicara agar tetap moderat. Jangan berbicara terlalu cepat. Orang akan sulit mengerti apa yang Anda bicarakan bila berbicara terlalu cepat. Kebanyakan pembicara yang memiliki rasa percaya diri yang tinggi akan bicara perlahan, namun tak kehilangan fokus atau jadi membosankan.

2 Kembangkan Bahasa
Luangkan waktu untuk meningkatkan kemampuan kosa kata Anda. Jangan bicara berlebihan, terutama saat sedang melakukan presentasi. Bila kerap menggunakan kata-kata yang berlebihan akan membuat Anda terlihat kurang cerdas. Begitu pula bila kerap menggunakan banyak istilah dalam pilihan kata, hanya untuk membuat Anda tampak lebih berwibawa.

3 Gunakan Diafragma
Bicaralah melalui diafragma (rongga dada). Ini akan memberi Anda resonansi suara dan proyeksi.

4. Buka Tangan
Gunakan gestur (bahasa tubuh) membuka tangan dengan posisi telapak tangan menghadap ke atas. Ini akan memberi kesan Anda mengatakan, “Saya tak punya hal yang perlu disembunyikan. Saya hanya bicara yang sebenarnya!” Namun, jangan melakukannya berlebihan, karena akan mengganggu atau mengacaukan perhatian audiens Anda.

5. Pelihara Kontak Mata
Sementara Anda memaparkan pemikiran, sebaiknya lakukan dengan tetap memelihara kontak mata dengan semua lawan bicara Anda. Ini akan membuat Anda tak kehilangan fokus saat berbicara di muka umum.

6. Berdiri Tegak
Cobalah untuk tetap berdiri tegak setiap kali Anda memiliki kesempatan berbicara di depan umum. Jangan simpan tangan Anda dalam saku celana, dan jangan lupa untuk selalu menyunggingkan senyum terbaik, tanpa kesan dibuat-buat.

7. Buang Beberapa Kata
Kebiasaan mengatakan, “Eee…”, “Apa itu”, atau “Anu”, sebaiknya mulai Anda hilangkan saat berbicara di muka umum. Menggunakan frase atau kata-kata seperti ini akan membuat Anda terlihat tak percaya diri dan tidak profesional. 


sumber : Tips dan Trik Berbicara depan Umum

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Online Project management